11/02/12

Guide In Malang

Kembali ke bumi AREMA...yaa baru saja saya menginjakkan kaki kembali ke Malang yang dingin dan gudangnya masa lalu, tapi kali ini saya tidak kembali seorang diri seperti biasanya. Ada dua anak rantau dan seorang anak kota yang ikut bersama saya.

Ujian Akhir Semester sudah usai dan libur telah tiba...^-^...

Teman teman kuliahku ini ikut ke malang selama kurang lebih 5 Hari, for what ??, tentu saja jalan-jalan di Malang...and i’am the guide !!

Sebenarnya rencana mereka main ke malang sudah ada sejak lama, dan Cuma satu pesan saya yaitu “Nabung” dulu. Pasti sayang kan kalau sudah jauh jauh pergi ke Malang, lalu pulang dengan tangan hampa. Cerita dan foto bukan bukti yang cukup autentik untuk sebuah perjalanan yang bagus. Untuk membuat liburan mereka lebih menyenangkan, tentu saja saya menyusun rencana Tour d’Malang. Saya memikirkan rencana ini berdasarkan banyak faktor, antara lain Budget, Kendaraan dan Cuaca.

<< Cuma 51ribu saja>>
Untuk perjalanan dari jakarta ke malang, saya menawarkan beberapa pilihan agar bisa disesuaikan dengan kantong. Pilihannya antara lain Bus, Kereta Bisnis, dan Kereta Ekonomi. Penawaran untuk Pesawat dan Kereta Eksekutif ditutup tanpa dibuka...hehee...bukannya menilai teman-teman saya tidak mampu, tapi ini demi kelangsungan liburan dalam jangka panjang dimana yang termasuk di dalamnya adalah jalan-jalan dan belanja.

Option pertama kita adalah kereta ekonomi, tapi tidak mudah untuk mendapatkan tiketnya. Menurut peraturan baru, tiket kereta ekonomi tidak ada tiket berdiri, untuk menjamin kenyamanan konsumen. Artinya, jumlah tiket ekonomi yang tersedia lebih sedikit karena hanya tersedia tiket duduk, dan kalau tidak ingin kehabisan, saya harus membeli tiket itu seminggu sebelum hari H. Ini adalah salah satu alasan saya menyuruh mereka menabung, berjaga-jaga jika kehabisan tiket ekonomi.
Sepertinya mereka
nyaman dg posisi ini yak

Finally, setelah berangkat pagi-pagi ke stasiun seminggu sebelum hari keberangkatan, tiket kereta ekonomi untuk 4 orang ke Malang ada di tangan, seharga 51ribu rupiah saja...haahaayy... Ini menghemat berkali kali lipat dari pada tiket pesawat atau kereta eksekutif yang harganya bisa mencapai 300-400an ribu.

Kereta Ekonomi Matarmaja seharga 51ribu rupiah tujuan Malang, berangkat jam 14.01 dari Stasiun Pasar Senen Jakarta. Karena ini kereta ekonomi, jangan harapkan fasilitas yang W.o.W, fasilitas sederhana, yang penting sampai. Saya rasa tidak masalah kalau bareng-bareng ya toh??
   

<< Bumi Arema>>
Pukul 08.00, kami sampai di malang disambut gerimis. Hhhmm...Adem... Agenda hari pertama di Malang adalah Istirahat sejenak, dan keliling kota, tentunya mencicipi makanan khas Malang yaitu Bakso Malang.

Sorenya kita mulai jalan naik motor, pertama lewat kampus D3 saya jaman dahulu kala, makan Bakso President (Warungnya unik, pinggir rel kereta ditambah suasana senja...sip...pas banget), Tugu Balai Kota Malang, Serabi Imut dan Es Yogurt’nya yang murah meriah. 

Lokasi foto di Tugu Balai Kota Malang

Kuliner Kota Malang memang tidak ada habisnya, semuanya enak. Selain Bakso Malang, saya ajak mereka makan serabi imut, es yogurt, Bakso Bakar jalan Ijen, Mie Ayam Bromo dan Es Campur Gunung....Tahu campur, kalau tahu campur sebenarnya asli Lamongan, berhubung di Jakarta nggak ada...jadi tidak ada salahnya saya ajak mereka mencicipi...dan satu bonus kuliner lagi adalah Ceker presto goreng. Hhmmmmm...rasane kuane lop (baca kebalik).

This is it 1 Porsi komplit bakso malang seharga 9ribu dan 1 Porsi Tahu Campur seharga 6ribu saja.

Serabi imut aneka rasa seharga 2500-3000 dan es yogurt seharga 3500 rupiah saja untuk satu porsi, murah kan' !!. Sayang saya tdk punya foto Bakso Bakar, Mie ayam,dan Es Gunungnya, nggak kepikiran ngambil foto saking udah ngiler mau di makan.

Picnic bersama Hujan
Malang itu komplit dengan tempat wisata, wisata alam, taman hiburan, dan pastinya pusat oleh-oleh khas Malang, yaitu kripik tempe dan kripik buah. Secara berurutan, saya mengajak mereka ke tiga tempat itu.

First. Air Terjun Coban Rondo, sebenarnya terdapat banyak air terjun di Malang. Kenapa Coban Rondo jadi pilihan, karena aksesnya yang paling mudah dan sesuai dengan keadaan cuaca saat itu. Wisata air terjun coban rondo sudah dibuat sedemikian rupa hingga wisatawan tidak perlu susah payah menjangkau air terjun dan lengkap dengan adanya mushola serta toilet, tapi...hati-hati dengan monkey....setiap kamu membawa makanan...dia akan mengintaimu ~_~ 
 
Lalu bagaimana dengan air terjun yang lain??...air terjun yang lain masih begitu alami, akses menuju air terjun biasanya harus ditempuh dengan jalan kaki, mengingat intensitas hujan di Malang lumayan tinggi ditambah lagi dengan adanya ibu-ibu juga yang ikut jadi mungkin akan cukup berbahaya jika saya ajak mereka ke air terjun yang lainnya.

Setelah puas foto-foto dan makan bekal, kita lanjut ke Selecta. Selecta juga taman rekreasi yang isinya taman...taman...taman...kolam...pasar buah dan pasar bunga. Sayangnya, hujan juga ikut picnic bersama kita waktu di Selecta, jadi rekreasi di selecta agak terganggu. Tapi ada oleh-oleh dari Selecta. And the Souvenir is....Apel Malang dan Bunga....

  
Bunga Anggrek Taiwan (kata penjualnya di pasar bunga). 
Bunga anggrek ini punya kelopak bunga lebih tebal dari pada Anggrek lokal,
Di pasar bunga dijual dengan harga sekitar 75ribu-150ribu rupiah.

-->> yang di samping ini juga Bunga anggrek, jenisnya Catalea (kata penjualnya), bunganya lebih besar dan baunya wangi.

Dan ... tempat ketiga adalah BNS (Batu Night Spektakuler). BNS adalah taman bermain yang buka dari sore sampai tengah malam, bisa di bilang BNS ini seperti Dufan mini yang bukanya sore sampai malam. Hujan ternyata juga ikut main ke BNS, sampai sampai kita harus nunggu hujan agak reda untuk main Gokart.

Lalu apalagi setelah BNS ??...pulang ke rumah...cuci kaki...cuci tangan...Bobok... 
Kita sudah jalan seharian dari pagi sampai sore, lengkap dengan belanjaan teman teman saya. Esoknya masih ada bonus jalan-jalan lagi, yaitu beli oleh oleh di sentra industri kripik tempe dan buah di Jalan Sanan.

 Kamis siang si Fani balik ke Cirebon, Mbak Budi mampir dulu ke Jogja sebelum ke jakarta, dan si Vira ketinggalan, karena dia pulang hari Jum’at (makanya dia dapet bonus ceker presto goreng...hehe) dan aku, Jum’at malem pulang ke tanah kelahiran...Bojonegoro...

Lucunyaa...kita berangkat ke Malang bareng-bareng...dan pergi satu per satu meninggalkan kota Malang secara terpisah, dan nanti ketemu lagi di Jakarta dengan status Mahasiswa.

  
Cukup 35ribu rupiah untuk 3 Lap, Wanna try ??
Barang bawaan 3 Orang nih...Ajaib !!
Malang...malang...selalu ada kenangan disana, sebelum balik ke Jakarta saya juga akan mampir ke Malang lagi dalam waktu dekat ini...dan say Good bye to Malang lalu kembali mengejar mimpi ke Jakarta.

Ada sebuah quote bagus dari film yang saya tonton :
"Jika kamu punya kenangan buruk yang terjadi di suatu tempat...maka datanglah kembali kesana dan ciptakan kenangan baru yang indah bersama orang baru...maka kamu tidak akan dihantui lagi dengan kenangan buruk itu"

Saya sedang berusaha untuk membuktikannya...



| Free Bussines? |

4 komentar:

  1. Jadi bikin iri.....semoga bisa menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan....

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayuk hayuk maen ke malang...hehehe...
      kapan kapan mbak maen ke malang sama keluarga.

      Hapus
  2. huaaaa. vita mauuu ikuuut ke malang... hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. heheee....ayoo ayooo...
      Banyak buangets tempat wisata yang kemaren belum di kunjungi,terutama wisata alamnya...
      di malang hujan terus sih...~_~...

      Hapus